BAWEN, 29 APRIL 2026 – Menyongsong tahun ajaran baru, Yayasan Darul Fikri Bawen tancap gas! Seluruh unit pendidikan di bawah naungannya dikumpulkan dalam Rapat Pembahasan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS) 2026/2027, Rabu (29/4/2026).

Rapat strategis yang digelar di Aula SMPIT Darul Fikri ini dihadiri lengkap perwakilan PAUD IT Permata Bunda, SDIT Permata Bunda, dan SMPIT Darul Fikri. Yang bikin spesial, Yayasan secara khusus menghadirkan Tim SIKOPIN sebagai narasumber dan pendamping teknis penyusunan anggaran.
Ketua Yayasan Darul Fikri Bawen, dalam sambutannya menegaskan bahwa RAPBS bukan sekadar angka.
“Ini peta jalan pendidikan kita setahun ke depan. Setiap rupiah harus berdampak pada kualitas akhlak, akademik, dan fasilitas santri. Karena itu kita butuh pendampingan profesional seperti Tim SIKOPIN,” tegasnya.
3 Poin Kunci Rapat:
1. Sinergi Lintas Unit: Untuk pertama kalinya, pembahasan RAPBS PAUD IT, SDIT, dan SMPIT disatukan. Tujuannya agar program pendidikan dari usia dini hingga SMP berkesinambungan dan tidak tumpang tindih.
2. Transparan & Akuntabel: Dengan didampingi Tim SIKOPIN, sistem penyusunan anggaran dibuat lebih terukur, berbasis data, dan sesuai regulasi keuangan yayasan pendidikan.
3. Fokus Peningkatan Mutu: Alokasi anggaran 2026/2027 diprioritaskan untuk 3 hal: peningkatan kompetensi guru, penguatan program tahfiz & adab, serta perbaikan sarana IT dan laboratorium.
Perwakilan Tim SIKOPIN mengapresiasi langkah Yayasan Darul Fikri. “Jarang ada yayasan yang menyatukan semua unit sejak perencanaan. Ini bentuk keseriusan membangun ekosistem pendidikan Islam yang solid dari hulu ke hilir,” ujarnya.
Rapat yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 15.30 WIB ini ditutup dengan penyepakatan draf awal RAPBS tiap unit. Finalisasi akan dilakukan pekan depan sebelum disahkan Pembina Yayasan.
Dengan langkah ini, Yayasan Darul Fikri Bawen optimis tahun ajaran 2026/2027 akan menjadi tahun lompatan mutu bagi seluruh keluarga besar Permata Bunda dan Darul Fikri.
Tinggalkan Komentar