Bawen – Dalam upaya memperkuat kualitas pelayanan pendidikan dan meningkatkan sinergi seluruh unit pendidikan di bawah naungannya, Yayasan Darul Fikri menyelenggarakan pelatihan bertajuk “School Communication & Branding” yang diikuti oleh kepala sekolah, tim humas, dan panitia penerimaan peserta didik baru (PPDB/PMB) dari berbagai unit pendidikan.
Kegiatan yang dipandu oleh Hawari Trainer Praktisi ini menjadi bagian dari komitmen Yayasan Darul Fikri dalam membangun sumber daya manusia yang profesional, komunikatif, serta mampu menjadi duta lembaga dalam menyampaikan nilai, visi, dan keunggulan pendidikan Islam kepada masyarakat.

Dalam dunia pendidikan yang semakin dinamis, kemampuan berkomunikasi bukan lagi sekadar keterampilan tambahan, melainkan kebutuhan utama. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman tentang bagaimana membangun komunikasi yang efektif, menginspirasi, dan mampu menghadirkan citra positif lembaga pendidikan di tengah masyarakat.
Materi yang diberikan meliputi komunikasi sebagai amanah dakwah, teknik membangun koneksi dengan calon wali murid, strategi branding sekolah, penyusunan narasi keunggulan lembaga, hingga simulasi praktik konsultasi penerimaan peserta didik baru. Peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melakukan praktik langsung, diskusi kelompok, serta penyusunan rencana aksi yang dapat diterapkan di unit masing-masing.
Ketua Yayasan Darul Fikri menyampaikan bahwa komunikasi yang baik merupakan salah satu kunci keberhasilan lembaga pendidikan dalam membangun kepercayaan masyarakat.
“Sekolah yang baik perlu dikenal dengan cara yang baik pula. Karena itu, seluruh tim pendidikan perlu memiliki kemampuan menyampaikan visi, program, dan keunggulan sekolah secara profesional, santun, dan sesuai nilai-nilai Islam. Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh insan Darul Fikri mampu menjadi representasi lembaga yang memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Pelatihan ini juga menekankan pentingnya nilai-nilai Qur’ani dalam setiap aktivitas komunikasi. Peserta diajak memahami bahwa komunikasi bukan sekadar menyampaikan informasi, melainkan sarana membangun hubungan, menebarkan kebaikan, serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat.
Selain memperkuat kemampuan individu, kegiatan ini diharapkan melahirkan standar komunikasi yang terintegrasi di seluruh unit pendidikan Yayasan Darul Fikri sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan yang semakin profesional, ramah, cepat, dan berkualitas.
Melalui kegiatan pengembangan SDM yang berkelanjutan, Yayasan Darul Fikri berkomitmen untuk terus menghadirkan pendidikan Islam yang unggul, adaptif terhadap perkembangan zaman, namun tetap kokoh berpegang pada nilai-nilai Al-Qur’an dan Sunnah.
“Komunikasi yang baik melahirkan kepercayaan. Kepercayaan melahirkan kebermanfaatan. Dan kebermanfaatan adalah tujuan utama pendidikan yang kami perjuangkan.”
Tinggalkan Komentar