AKM itu apa sih?
Kalau ada yang belum tahu, ini ya penjelasannya… AKM itu kepanjangan dari Asesmen Kompetensi Minimum. AKM merupakan penilaian kompetensi mendasar yang diperlukan oleh semua siswa untuk mampu mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif pada masyarakat. AKM memiliki tujuan untuk mengukur literasi membaca dan literasi matematika (numerasi) murid. Instrumen ini dirancang untuk menghasilkan informasi yang memicu perbaikan kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya dapat meningkatkan hasil belajar murid. Baik pada literasi membaca maupun numerasi, mempunyai penilaian kompetensi yang serupa. Antara lain mencakup keterampilan berpikir logis-sistematis, keterampilan bernalar menggunakan konsep serta pengetahuan yang telah dipelajari, serta keterampilan memilah serta mengolah informasi.
AKM untuk mengukur literasi membaca dapat diartikan sebagai kemampuan untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, merefleksikan berbagai jenis teks tertulis untuk mengembangkan kapasitas individu sebagai warga Indonesia dan warga dunia, serta untuk dapat berkontribusi secara produktif kepada masyarakat. Sedangkan AKM untuk mengukur numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia. Peserta yang dapat mengikuti AKM adalah para siswa sekolah yang duduk di bangku kelas 5, 8 dan 11 dengan metode sampel dipilih secara acak.
Tahun 2021, SDIT Permata Bunda Bawen melaksanakan AKM untuk yang pertama kalinya. Untuk pelaksanaan AKM ini, sekolah tentu menyediakan tempat yang memadai yaitu Laboratorium Komputer. Selain tempat, murid dan wali murid juga ikut dipersiapkan. Anak-anak juga dibekali terlebih dahulu dengan latihan-latihan soal dan praktek mengerjakan langsung di komputer. Untuk Wali Murid sendiri, sebelum diadakan AKM yang sesungguhnya, diundang secara khusus ke sekolah dengan menerapkan Prokes untuk diberikan pengarahan dari sekolah. Wali Murid diberikan pengarahan untuk senantiasa mendampingi anak-anak saat belajar di rumah, terutama agar anak gemar membaca. Semua ini dilakukan agar ketika AKM nanti, mendapat hasil yang maksimal.
