Waktu saat ini :: Telepon 081313584496 Email yayasandarulfikribawen@gmail.com
Info
Jumat, 11 Sep 2026
  • Selamat datang di Website Yayasan Darul Fikri Bawen

Teladan Dalam Bersedekah

Diterbitkan : Jumat, 28 Januari 2022

Teladan dalam Bersedekah

Oleh :Dr. Oni Sahroni, MA
(Dewan Pengawas Syariah IZI)

Ayat-ayat Al-Qur’an dan Al-Hadis telah membahas konsepsi zakat dengan tuntas.  Selanjutnya, Rasulullah SAW dan para sahabatnya, sebagai generasi didikan Rasulullah SAW, mempraktikkannya sebagai model agar mudah diteladani dan dicontoh.

Dalam berinfak, banyak sekali kisah menakjubkan yang diperlihatkan sahabat yang menunjukkan mereka adalah hartawan dan dermawan.

عَنْ عُمَر قَالَ أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَتَصَدَّقَ فَوَافَقَ ذَلِكَ مَالًا عِنْدِي فَقُلْتُ الْيَوْمَ أَسْبِقُ أَبَا بَكْرٍ إِنْ سَبَقْتُهُ يَوْمًا فَجِئْتُ بِنِصْفِ مَالِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَبْقَيْتَ لِأَهْلِكَ قُلْتُ مِثْلَهُ قَالَ فَأَتَى أَبُو بَكْرٍ بِكُلِّ مَا عِنْدَهُ فَقَالَ يَا أَبَا بَكْرٍ مَا أَبْقَيْتَ لِأَهْلِكَ فَقَالَ أَبْقَيْتُ لَهُمْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقُلْتُ لَا أُسَابِقُكَ إِلَى شَيْءٍ أَبَدًا (رواه الترمذى)

Sahabat Umar Ibn Al-Khattab menjelaskan, “Suatu hari Rasulullah SAW memerintahkan kami untuk  berinfak dan aku tunaikan perintahnya. Aku berkata, ‘Hari ini, aku mendahului Abu Bakar Ash-Shiddiq.’ Kemudian aku datang kepada Rasulullah SAW membawa setengah hartaku sebagai sedekah. Rasulullah SAW bersabda, ‘Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?’ Aku menjawab, ‘setengahnya.’ Kemudian Abu Bakar telah datang membawa seluruh hartanya sebagai sedekah. Rasulullah bertanya kepadanya, ‘Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?’ Ia menjawab, ‘Aku sisakan Allah SWT dan Rasul-Nya.’ Kemudian aku berkata, ‘Aku tidak mampu melampauimu selamanya.” (HR. At-Tirmidzi)

A’masy menceritakan dari sahabat Umar bin Al-Khattab ra, beliau berkata, “Suatu saat aku di samping Umar bin Al-Khattab, beliau membawa 20.000 dirham dan tidak beranjak dari  majelisnya  hingga membagikannya. Jika ada harta beliau yang ia senangi, maka disedekahkan. Dan beliau banyak bersedekah gula. Saat ditanyakan hal itu kepadanya. Beliau menjawab, ‘Aku menyukainya, dan Allah SWT berfirman,

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Artinya: ‘Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian hartamu yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu  sungguh, Allah Maha Mengetahui.” (QS. Ali Imran: 92)

Sahabat Utsman ra membeli sebuah sumur bernama sumur rumah seharga 40.000 dirham dan menginfakkan 10.000 dirham untuk pasukan perang.

Sahabat Zubair bin al-Awwam memiliki seribu budak yang membayar kharaj kepadanya. Akan tetapi, tidak ada satu pun kharaj yang mereka bayarkan itu masuk ke rumahnya karena ia sedekahkan semuanya.

Sahabat Thalhah bin Ubaidillah menjual sebidang tanah miliknya seharga 700.000 dirham. Uang tersebut ada di tangannya suatu malam dan ia tidak bisa tidur karena takut dengan harta tersebut hingga dini hari tiba dan langsung ia infakkan.

Sahabat Anas menceritakan bahwa Abu Thalhah adalah sahabat Anshar di Madinah yang paling banyak kurmanya dan yang paling disenanginya adalah birha yang menghadap masjid. Ia menginfakan birha  yang ia senangi karena mengetahui firman Allah SWT,

لَنْ تَنَالُوا الْبِرَّ حَتَّىٰ تُنْفِقُوا مِمَّا تُحِبُّونَ ۚ وَمَا تُنْفِقُوا مِنْ شَيْءٍ فَإِنَّ اللَّهَ بِهِ عَلِيمٌ

Artinya: “Kamu tidak akan memperoleh kebajikan, sebelum kamu menginfakkan sebagian hartamu yang kamu cintai. Dan apa pun yang kamu infakkan, tentang hal itu  sungguh, Allah Maha Mengetahui.”(QS. Ali Imran: 92).

Rasulullah SAW bersabda,

وعن أنس بن مالك رضي الله عنه قال : فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم (ذلك مال رابح .(رواه  بخاري و مسلم)

Artinya: “Harta itu menguntungkan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Begitulah di antara kisah keteladan para sahabat dalam berinfak. Mereka telah menjadi contoh bagaimana mudahnya berinfak dan mudahnya berbagi harta yang mereka cintai dan yang mereka dapatkan dengan lelah, bukan hanya karena mereka memahaminya sebagai tanggung jawab sosial, melainkan karena iman yang kuat kepada Allah SWT.

Pengumuman Lain

Diterbitkan : 19 Feb 2022

Sedekah Di Saat Sulit

Diterbitkan : 11 Des 2021

Sedekah untuk orang yang sudah meninggal

Diterbitkan : 11 Des 2021

Gaji PNS Tidak Halal?