Waktu saat ini :: Telepon 081313584496 Email yayasandarulfikribawen@gmail.com
Info
Sabtu, 12 Sep 2026
  • Selamat datang di Website Yayasan Darul Fikri Bawen

3 Langkah Meneladani Rasulullah SAW

Diterbitkan : Sabtu, 11 Desember 2021

3 Langkah Meneladani Rasulullah SAW

Oleh : Ustadz Iwan Setiawan, Lc

(Biro Kepatuhan Syariah IZI)

 

Bulan Rabiul Awal umat Islam patut untuk berbahagia. Bagaimana tidak! Pada bulan itu seorang nabi terakhir telah terlahir ke muka bumi. Beliau adalah Rasulullah Muhammad SAW. Nabi Isa AS yang hidup sekitar 6 Abad sebelumnya bersuka cita dengan kabar akan lahirnya Rasulullah SAW dan rasa itu beliau sampaikan kepada umatnya:

 

“Dan (ingatlah) ketika Isa putra Maryam berkata, ‘Wahai Bani Israil! Sesungguhnya aku utusan  Allah   kepadamu,   yang   membenarkan   kitab   (yang   turun)  sebelumku,   yaitu   Taurat   dan memberi kabar gembira dengan seorang Rasul yang akan datang setelahku, yang namanya Ahmad (Muhammad).’” (QS As-Shaff: 6)

 

Bahkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS yang hidup sekitar 30 generasi sebelum Rasulullah Muhammad SAW telah berdoa kepada Allah SWT agar diutus seorang rasul dari kaumnya:

 

“Ya Tuhan kami, utus-Lah di tengah mereka seorang rasul dari kalangan mereka sendiri, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat-Mu dan mengajarkan Kitab dan Hikmah kepada mereka, dan menyucikan mereka. Sungguh, Engkau-Lah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.” (QS Al-Baqarah: 129)

 

Kita patut berbahagia, karena kita termasuk ke dalam umat Rasul yang didamba-dambakan tersebut. Cara untuk menyalurkan energi kebahagiaan itu tidak lain adalah dengan meneladari Rasulullah SAW dalam berbagai sisi.

 

Sebagai umat Islam, tentunya wajib meneladani Sang Nabi. “Meneladani Rasulullah SAW” adalah kata yang mudah diucapkan, tapi sama sekali bukanlah pekerjaan yang mudah. Diperlukan langkah-langkah untuk meneladani beliau. Berikut 3 langkah yang dikutip dari Abu Maskur (2020):

 

1) Niat yang Ikhlas

Meneladani Rasulullah SAW memerlukan niat yang ikhlas, yaitu semata-mata ditujukan untuk mendapatkan ridhanya Allah SWT bukan yang lainnya seperti  ingin  dianggap  sebagai  orang  paling  shaleh, alim, kiai, atau  paling  sunnah.

 

Ketika seseorang ingin berhijrah dengan niat untuk Allah SWT dan Rasul-Nya, maka ia akan mendapatkannya. Dan jika hijrahnya untuk menyalurkan nafsu dasar manusia atau demi suatu potensi pasar maka -bi idznillah- dia pun akan mendapatkannya. Kedua niat akan mendapat ganjarannya, apakah ridha-Nya atau murka-Nya. Sesungguhnya Allah SWT Maha Mengetahui apa yang tersembunyi dalam dada hamba-hamba-Nya.

 

Oleh karena itu, niat yang ikhlas dalam meneladani Rasulullah SAW adalah syarat yang mutlak.

 

2) Mencintai dan Memuliakan Beliau

Meneladani  Rasulullah  SAW adalah suatu  pekerjaan  yang  sangat  sukar untuk  dilakukan,  mengingat  luasnya keteladanan  beliau  dan  kuatnya  pengaruh  hawa  nafsu  yang  ada  dalam  diri seseorang. Oleh karena itu, agar ringan dan mudah dalam meneladani Rasulullah SAW maka hal utama yang harus dilakukan selain niat yang ihlas adalah mencintai Beliau. Salah satu cara menghadirkan cinta kepada Rasulullah SAW ke dalam hati kita adalah terjaga agar tidak lalai bershalawat kepada Beliau.

 

3) Menjalankan Ajaran Beliau dengan Antusias

Ajaran-ajaran  Alquran dan As-Sunnah tentu memiliki cakupan  yang sangat luas sehingga  tidak  mungkin  untuk  dilakukan  semuanya.  Oleh sebab itu, diperlukan usaha secara bertahap dan penuh antusias. Mulai dari ajaran yang paling dasar dan  mudah  untuk  dilakukan.  Mulai dari belajar  Alquran dan menjalankan perintah-perintah Allah SWT di antaranya shalat, zakat, puasa dan haji secara tepat juga memenuhi syarat dan rukunnya.

 

Keteladan  adalah hal yang penting dalam kehidupan manusia, mengingat  manusia  sendiri  cenderung untuk  meniru, mencontoh  dan  mengikuti  orang  lain. Islam menjelaskan bahwa jika kita ingin meniru oatau mencontoh orang lain maka contoh dan ikutilah teladan dari orang-orang yang baik, dan sebaik-baik teladan sepanjang sejarah umat manusia adalah Rasulullah Muhammad SAW. Sang pemilik akhlak yang agung.

 

Allahu A’lam

Pengumuman Lain

Diterbitkan : 11 Des 2021

Sedekah untuk orang yang sudah meninggal

Diterbitkan : 11 Des 2021

Agar nikmat terus didapat

Diterbitkan : 11 Des 2021

Kuleh Terro Andi’eh Anak