Oleh : Ustadz M. Suharsono. Lc., M.E., Sy
(Biro Kepatuhan Syariah IZI)
Nikmat adalah karunia dari Allah swt kepada semua makhluk-Nya. Nikmat tidak hanya diartikan pemberian yang berbentuk materi tetapi nikmat juga adalah pemberian dalam bentuk non materi. Nikmat dapat berupa, kesehatan, mata dapat melihat, telinga dapat mendengar, hidung dapat mencium, mulut dapat berbicara atau digunakan untuk makan dan minum, nikmat dalam keadaan Iman dan Islam dan begitu banyak nikmat diberikan yang tidak sanggup kita menghitungnya.
Agar nikmat tersebut dapat terus dirasakan bahkan ditambah, ada 2 hal yang harus dilakukan :
Bertahmid adalah sebuah ucapan pujian atau ungkapan pujian kepada Allah swt, dengan mengatakan Alhamdulillah Rabbilálaamiin (segala puji bagi Allah swt). Ungkapan ini menunjukkan pengakuan seorang hamba bahwa hanya Allah yang patut untuk dipuji dengan segala keagungan dan kebesaran-Nya, pengakuan bahwa Allah swt yang telah memberikan segalanya. bertahmid akan menyebabkan nikmat terus didapat dan tidak hilang.
Selain nikmat yang terus dapat dirasakan oleh seorang hamba, bertahmid ini juga dapat mendapatangkan banyak kebaikan. Rasulullah saw bersabda : ”…siapa saja yang mengucapkan _alhamdulillahi Rabbil ‘aalamiin dari relung hatinya maka Allah akan menulis 30 kebaikan untuknya dan digugurkan 30 darinya.”_ (HR. Ahmad, No. 302)
Syukur adalah aktifitas yang dilakukan setelah mengakui keagungan Allah swt yang telah memberikan semua nikmta, dilanjutkan dengan amal atau aktifitas, karena syukur bukan hanya sekedar ungkapan tetapi syukur adalah perbuatan atau amal. Oleh karenanya Allah swt memerintahkan kepada Nabi Daud as. “…dan beramallah wahai keluarga Daud agar engkau bersyukur (kepada Allah)”. (Saba : 13). dan Allah akan menambah nikmat kepada manusia disebabkan amal mereka. “Tak seorangpun mengetahui berbagai nikmat yang menanti (yang disembunyikan Allah , yang indah dipandang mata sebagai balasan bagi mereka, atas apa yang mereka kerjakan”. (As-Sajdah : 17).
Jadi bertahmid akan menyebabkan nikmat selalu didapat dan syukur akan menyebabkan nikmat ditambah Allah swt. “Sesungguhnya jika kalian bersyukur, Kami pasti menambah (nikmat) kepada kalian.” (Ibrahim: 7)
“Ya Allah, tolonglah kami untuk senantiasa bisa berdzikir kepada-Mu, bersyukur atas nikmat-Mu, dan tolong kami untuk memperbaiki ibadah-ibadah kami dalam menyembah-Mu.”
wallahu’lam