Oleh : Dr. H. Agus Setiawan, Lc. MA
(Dewan Pengawas IZI)
Kita berada di penghujung tahun 2021. Berbagai masalah masih menggelayuti masyarakat. Wabah Covid-19 yang belum berakhir. Bahkan muncul varien baru. Dampak ekonomi, sosial dan psikologis dari wabah yang cukup berat.
Ternyata sedekah saat keadaan sulit itu sangat istimewa.
Allah azza wa jalla berfirman :
“atau memberi makan pada hari kelaparan.” (QS. Al-Balad ayat 14)
“Memberi makan pada saat keadaan benar-benar lapar di mana-mana orang-orang butuh mencari makan.”
(Tafsir As-Sa’di, hlm. 972)
Saat kita mampu bersedekah di masa sulit maka keistimewaan nya bisa dilihat dari dua sisi:
– Dari sisi penerima manfaat. Dimana mereka betul-betul sangat membutuhkan.
– Dari sisi orang yang bersedekah. Dimana mereka berjuang keras untuk memenangkan perang batin. Karena bisikan hati saat akan bersedekah pasti mengajak kepada kebakhilan.
Begitu banyak keistimewaan sedekah apalagi di saat sulit.
Imam Ibnul Qayyim merangkum dalam beberapa kalimat singkat. Padat.
أَنَّهَا تَقِيَ مَصَارِعَ السُّوْءِ وَتَدْفَعُ البَلاَءَ حَتَّى إِنَّهَا لَتَدْفَعَ عَنِ الظَّالِمِ , قاَلَ إِبْرَاهِيْمُ النَّخَعِي: وَكَانُوْ يَرَوْنَ أَنَّ الصَّدَقَةَ تَدْفَعُ عَنِ الرَّجُلِ الظَّلُوْمِ ,وَتُطْفِئُ الخَطِيْئَةَ وَتَحْفَظُ المَالَ وَتَجْلِبُ الرِّزْقَ وَتُفْرِحُ القَلْبَ وَتُوْجِبَ الثِّقَّةَ بِاللهِ وَحُسْنَ الظَّنِّ بِهِ
“Sungguh bersedekah itu
Imam Ibrahim An-Nakha’i (menguatkan pendapat Imam Ibnul Qayyim), ‘Orang-orang dahulu memandang bahwa sedekah akan melindungi dari orang yang suka berbuat zalim.’
Sedekah juga akan:
(‘Uddah Ash-Shabirin wa Dzakhirah Asy-Syakirin, hlm. 313)
Sebagai orang beriman tentu kita menginginkan husnul khatimah dalam kehidupan kita. Terhindar dari kematian yang buruk.
Karena penilaian seseorang di sisi Allah swt adalah di penghujungnya.
Ditambahkan lagi sedekah akan mendapat ampunan dosa meraih Surga.
Di kehidupan dunia, sedekah membawa berkah. Ditambahkan rejeki. Menjaga harta dari kemusnahan dan ketidakmanfaatan. Bahkan sedekah melindungi dari orang-orang zalim Yang akan mengganggu.
Sedekah juga memberi ketenangan. Menentramkan dari rasa cemas. Apalagi saat wabah Covid-19. Rasa cemas dan takut tertular dari virus tersebut.
Namun dengan sedekah, maka hati dibuat tentram. Allah Ta’ala berfirman:
الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ بِاللَّيْلِ وَالنَّهَارِ سِرًّا وَعَلَانِيَةً فَلَهُمْ أَجْرُهُمْ عِنْدَ رَبِّهِمْ وَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
“Orang-orang yang menafkahkan hartanya di malam dan di siang hari secara tersembunyi dan terang-terangan, maka mereka mendapat pahala di sisi Tuhannya. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.”
(QS. Al Baqarah ayat 274)
Waktu terus berjalan. Lembaran-lembaran amal kita mesti diisi dengan rangkaian ibadah kepada Allah Ta’ala.
Mari bersedekah sebagai rasa syukur kita atas kenikmatan dan keberkahan di akhir tahun 2021.
Semoga Allah azza wa jalla memberi ridha, taufik dan inayah-Nya kepada kita.
Wallahu A’lam